Selamat Datang di X3-PRIMA, Melayani Setulus Hati, Memberikan yang terbaik

20.3.10

sIRIH

Daun Sirih Hijau (Piper betle L.)

Klasifikasi

Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divicio : Spermatophyta
Divicio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Subclass : Magnoliidae
Order : Piperales
Family :
Piperaceae
Genus :
Piper
Species : Piper betle L. (Backer, 1963).

Khasiat dari daun sirih hijau diantaranya sebagai astringen, ekspektoran, sialagoga, hemostatik dan antiseptik. Zat antiseptik di dalam daun sirih hijau digunakan untuk mengatasi bau badan dan mulut, serta mengobati keputihan pada wanita (Sampurno. dkk, 2000).

Daun sirih hijau menurut literatur mengandung minyak atsiri yang terdiri dari komponen : hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, p-siamin, cineol, karifilin dan kadinin. Selain itu juga di dalam daun sirih hijau terkandung estragol, terpen, seskuiterpen, fenilpropana, tanin, diastase, gula dan pati (Arief. H, 2006).Daun sirih hijau merupakan daun tunggal, warna coklat kehijauan sampai coklat. Helaian daun berbentuk bundar telur sampai lonjong, ujung runcing, pangkal berbentuk jantung atau agak bundar berlekuk sedikit, pinggir daun rata agak menggulung ke bawah, panjang 5 cm sampai 18,5 cm ; lebar 3 cm sampai 12 cm ; permukaan atas rata, licin agak mengkilat. Tulang daun agak tenggelam, permukaan bawah agak kasar kusam, tubuh daun menonjol, permukaan atas berwarna lebih tua dari permukaan bawah. Tangkai daun bulat, warna coklat kehijauan, panjang 1,5 cm sampai 8 cm (Depkes RI, 1980).

Daun Sirih Merah (Piper cf.fragile Benth.)

Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divicio : Spermatophyta
Divicio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Subclass : Magnoliidae
Order : Piperales
Family :
Piperaceae
Genus :
Piper
Species : Piper cf.fragile Benth.

Sinonim : Piper betle L.var Rubrum dan

Piper crocatum Ruiz & Pav. (Backer, 1963).

Daun sirih merah mempunyai khasiat yang lebih beragam, Seperti untuk mengobati : diabetes melitus, hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, hipertensi, radang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi, memperhalus kulit, antioksidan, antikanker, antiseptik dan anti inflamasi (Bambang. S, 2005)

Daun sirih merah mengandung senyawa fitokimia yaitu alkoloid, saponin, tanin, polifenol, flavonoid dan minyak atsiri. Komponen yang terdapat dalam minyak atsiri diantaranya : hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, eugenol, p-siamin, cineol, karifilin, kadimen estragol, terpen, dan fenilpropada (Bambang. S, 2005).

Tanaman sirih merah (Piper cf.fragile Benth.) tumbuh merambat seperti halnya sirih hijau. Batangnya bulat berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Daunnya bertangkai membentuk jantung dengan bagian atas meruncing, bertepi rata dan permukaannya mengkilap atau tidak berbulu panjang daunnya bisa mencapai 15-20 cm. Warna daun bagian atas hijau bercorak warna putih keabu-abuan. Bagian bawah daun berwarna merah hati cerah. Daunnya berlendir, berasa sangat pahit dan beraroma wangi khas sirih. Batangnya bersulur dan beruas dengan jarak buku 5-10 cm. Di setiap buku tumbuh bakal akar (Bambang. S, 2005).