Selamat Datang di X3-PRIMA, Melayani Setulus Hati, Memberikan yang terbaik

20.12.09

Tari

BAB I

KONSEP KEPENARIAN TARI ARIMBI



A. Ide/ Gagasan


Setiap siswa wajib memenuhi tugas yang telah di tetapkan di sekolah untuk menjadi seorang penari atau penata tari, oleh karena itu slswa wajib memilih salah satu dari dua kompetensi yaitu kepenarian atau kepenataan, dalam hal ini saya memilih kepenarian. Penari yaitu seseorang yang mengungkapkan hasil ide atau gagasan seorang penata tari atau kreator yang diwujudkan berupa karya tari dan diungkapkan dengan gerak-gerak oleh seorang penari. Seperti yang di ungkapkan Risman Suratman bahwa:


“ penari merupakan sarana dalam ekspersi denag demikian menjadi sumber daya di dalam penataan tari. Sehingga tidak kalah perananya disamping penata tari sendiri. Dengan kata lain tari adalah hasil daya seorang koreografer atau penata tari yang diungkapkan oleh penari. “1


Oleh karena itu alasan saya memilih atau mengambil kepenarian saya ingin menjadi seorang penari yang handal dan propesional. Akan tetapi seorang penari memiliki kemampuan berbeda-bedasesuai dengan bakat, tingkat pengalaman dan penguasaanya, seperti yang dikatakan Risman Suratman bahwa:


“dilihat dari segi kualitas kepenarian, seorang dituntut memiliki kemampuan dalam hal mengekspresikan suatu karya tari sesuai dengan gagasan isi dan bentuk yang dikandungnya. Ditinjau dari segi kuantitas seorang penari dituntut memiliki kekayaan dalam hal lamanya waktu/ pengalaman dalam berproses di bidang seni tari, serta pembendaharaan atau materi karya tari yang di kuasainya”2


Sekain ingin menjadi seorang penari yang handal, saya juga ingin mamperkenalkan seni tradisi yang kini sudah hampir punah kepada masyarakat luas terutama seni tari. Dalam hal ini saya mengambil kepenarian sesuai dengan genre-genre tari. Genre merupakan rumpunatau pembentukan kelompok tariantertentu sesuai dengan gaya corak baik yang klasik maupun yang modern, seperti yang dikatakan Endang Caturwati bahwa:

“genre merupakan karakterristik pilihan komponen pokok tarian-tarian yang ditunjukan oleh tradisi yang berasal kehidupan sosial dan budaya”3



B. Tujuan


Oleh karena itu saya mengambil tari Arimbi, tarian ini termasuk kedalam genre tari wayang. Tari wayang adalah sebagian dari tarian yang tidak lepas dari dorongan daya estetis untuk menghidupkan cerita wayang atau tentang pertokohan wayang yang disajikan dalam


bentuk tarian.

Cerita wayang dapat disajikan dalam beberapa macam contohnya seperti dalam seni padalangan, diantaranya:wayang golek, wayang kulit, wayang wong/wayang orang. Tari wayang ini pasti memiliki spesipikasi yang berbeda dengan tarian yang lainya, misalnya: tarian rakyat, tari keurseus, pencak silat. Tarian wayang ini biasanya disajikan dengan tunggal/ berpasangan yang menceritakan tentang perkelahian /pertentangan.

Sesungguhnya pembendaharaan gerak tari wayang sudah mulai ada dan membentuk dari sejak lahirnya sebuah pertunjukan yang dinamakan wayang wong. Disebuah kota diwilayah priyangan yang mengawali tumbuhnya pertunjukan wayang wong jelas adalah kota Sumedang. Selanjutnya pernyataan menurut R.Samsi Wirakusumah:

“Salah satu penyebab ayahnya R.Sambas Wirakusumah mendirikan perkumpulan tari Wirahmasari yakni setelah melihat tari Adipatikarena yang dibawakan oleh putri wedana Tanjungsari Sumedang”4, Maka dapat diduga bahwa lahirnya tari wayang adalah sebelum berdirinya perkumpulan tari wirahmasari atau sebelum tahun 1925 adalah tanda mulai tumbuhnya tari wayang khas priyangan5

dapat kita ketahui dalam pembahasan yang sebelumnya diatas bahwa tariwayang inimulai membentuk salah satunya adalah ayahnya R.Sambas Wirakusuma mendirikan perkumpulan tari wirahmasari, seperti menurut Hazim Amir:

“ lakon-lakon wayang pakem maupun carangnya, secara simbolik mencerminkan pandangan hidup manusia; perwatakan manusia dalam segala aspek dan manfestasinya tersimpulkan dengan sangat halus dalam penampilan tokoh-tokoh protagonismaupun antagonis dalam repertoir wayang yang serba luas jangkauanya dan serba dalam jajaganya penonton tidak jarang mengidentifikasi dengan tokoh wayang yang cocok dengan dirinya”6

Dapat kita ketahhui dari sekian banyak tarian yang bertokohan dalam cerita wayang atau pawayangan yangsalah satunya adalah tari Arimbi. Arimbi atau Dewi Arimbi adalah tokoh pawayangan jenis putri yang terdapat dalam galur Mahabrata termasuk Bharatayuda. Arimbi adalah putri dari prabu Arimbaka raja pringgadani dari permaysurinya yang bernama Dewi Hadimba. Kata wayang dalam bahasa jawa kuno (kawi) berarti “Bayangan “dan kata wong berarti manusia. Adapun wayang wong priyangan ialah pretunjukan dramatari berdialog yang membawakan cerita wayang.

“salah satu kiprah kreatvnya adalah menciptakan tarian wayangdan lahirnya khasanh tari ini pun didasari oleh kepekaan yang tajam serta interpretasinya yang subur terhadap kondisi masyarakat dan kesenian yang di sandangnya “7 Menurut pendapet mulyono tentang cerita wayang disebut bahwacerita wayang hasil dari karya monumental, dan amat berharga bukan saja kehebatan cerita, keindahan penyampaian,ketegasan karakter melainkan juga filosopis dan ajaran yang tidak ternilai danmasih relevan dengan keadaan kini 8. selain itu pusat masalah dari sebuah karya seni salah satunyaadalah isi tarian. Ada pendapat bahwa ide, isi /gagasan tari adalahbagian tari yang tak terlihatyang merupakan hasil pengturan unsur-unsur psikologi dan penglaman


emosional. 9. Hakikatnya dari mempersiapkan diri melatih perang, maknanya menunjukan bahwa seyoginya manusia dalam mengrungikehidupan di dunia ini untuk selalu merasa tidak sempurna sehingga selalu berupayamenambah atau meningkatkan diri. 10



BAB II

PELAKSANAAN KEPENARIAN


  1. Pelaksanaan kegiatan mandiri


NO

NAMA KEGIATAN

TANGGAL

WAKTU

1

Proses penghafalan

4-9 Januari 2010

08.00-10.00

2

Pembetulan teknik gerak

11-20 Januari 2010

08.00-10.00

3

Pengaturan tenaga

21-27 Januari 2010

08.00-10.00

4

Pengaturan irama

27-30 Januari 2010

08.00-10.00




  1. Pelaksanaan kegiatan bimbingan



NO

NAMA KEGIATAN

TANGGAL

WAKTU

PEMBIMBING

TEMPAT

1

Tehnik gerak awal

1-6 Febuary 2010

14.00-16.00

Ibu Iin Marlin,S.Sn

Studio 1

2

Pembetulan tehnik gerak

8-13 Febuary 2010

14.00-16.00

Ibu Iin Marlin,S.Sn

Studio 1

3

Pemantapan pnjiwaan

15-20 Febuary 2010

14.00-16.00

Ibu Iin Marlin,S.Sn

Studio 1

4

Latihan gabungan dengan gamelan

22-27 Febuary 2010

14.30-17.00

Ibu Iin Marlin,S.Sn

Studio 1
















BAB III

DESKRIPSI PENYAJIAN




A. Latar belakang tarian


Tari Arimbi di latar belakangi oleh ratu arimbi yang semula adalah berwujud denawa karena orang tuanya dan saudaranya pun berwujud denawa, arimbi sebagai anak tertua akhirnya mewarisi tahta kerajaan menjadi ratu pringgadani dan berubah menjadi putri yang cantik.

B. Identitas tarian


  1. Judul : Tari Arimbi

  2. Tema: Berlatih perang

  3. Genre : Tari Wayang

  4. Jenis tari : Tari putri

  5. bentuk penyajian : berbentuk tari tunggal

  6. Sinopsis : Tari ini menggambarkan kisah seorang ratu yang sedang mempersiapkan diri untuk berperang melawan adiknya yang bernama brajadenta yang bermaksud untuk merebut tahta kerajaan dan dia akan berperang melawan adiknya apabila di perlukan untuk membela kerajaan dan rakyatnya

C. Tata rias busana

  1. Busana

- Mahkota binokastri

-sobrah panjang lilit bunga

- kalung susun 3

- apok berlidah

- kilat bahu

- sabuk

- stagen

- keris

- kewer

- sampur

- sinjang dodot ratu

- andong

- gelang tangan

  1. rias

-cantik

1Risman Suratman,Pemahaman Seni Tentang Kepenarian,Tidak diterbitkan,2007:3

2Ibid:5

3Endang Caturwati,Tari Ditatar Sunda,Sunan Ambu Press,Bandung,2007:58

4Iyus Rusliana,khasanah tari wayang,STSI PRES BANDUNG,2001:20

5Ibid

6Hazim Amir,nilai-nilai etis dalam wayang,Sinar Harapan,Jakarta,1994:10

7Oppcit:11

8Burhan Murgiyantoro,transformasi unsur pamayang,Gadjh mada university press,yogyakarta,1998:6

9Sal Murgiyanto,Dasar-dasar koreografi tari,Pengetahuan erlementer dan beberapa masalah tari direktorat kesenian ,Jakarta,1986:144

10Loccit