Selamat Datang di X3-PRIMA, Melayani Setulus Hati, Memberikan yang terbaik

13.8.09

Masalah Utama dalam Perekonomian

Masalah Utama dalam Perekonomian

1. Masalah Pertumbuhan Ekonomi
2. Masalah ketidakstabilan kegiatan ekonomi
3. Masalah Pengangguran
4. Masalah kenaikan harga-harga (inflasi)
5. Masalah neraca perdagangan dan neraca pembayaran
1.Pertumbuhan Ekonomi
• Pertumbuhan ekonomi dapat didefinisikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah
• Kemampuan bertambah ini karena faktor – faktor produksi akan selalu mengalami pertambahan dalam jumlah dan kualitasnya
• Misalnya investasi akan menambah jumlah barang modal, teknologi yang digunakan berkembang, tenagakerja bertambah sebagai akibat perkembangan penduduk, pengalaman kerja dan pendidikan menambah keterampilan mereka
2.Masalah Ketidakstabilan Kegiatan Ekonomi
• Permasahan 2 yang menyebabkan terjadinya ketidakstabilan kegiatan ekonomi di suatu negara:
• Inflasi yang tinggi
• Keterbatasan alat pemuas kebutuhan ekonomi
• Melonjaknya angka pengangguran
• Pendapatan masyarakat yang rendah
Akibat dari ketidakstabilan kegiatan ekonomi maka taraf kemakmuran masyarakat rendah dan akhirnya krisis ekonomi negara akan terguncang



3. Masalah Pengangguran
• Penganguran adalah keadaan dimana seseorang yang tergolong angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya.
• Sebab Menganggur? Faktor – faktor yang menimbulkan pengangguran
Menganggur karena ingin mencari kerja lain yang lebih baik.
Ketidaksesuaian diantara keterampilan pekerja yang sebenarnya dengan keterampilan yang diperlukan dalam industri
• Akibat buruk Pengangguran
Mengurangi tingkat pendapatan, mengurangi tingkat kemakmuran
(dari segi individu,menimbulkan masalah sosial dan ekonomi kepada yang mengalaminya)
Jika keadaan pengangguran di suatu negara sangat buruk?
Penyebab terjadinya pengangguran
1. Keinginan untuk bekerja rendah
2. Pendidikan rendah tapi keadaan lingkungan menginginkan taraf minimal .
3. Lapangan pekerjaan yang terbatas
4. Skill ( keahlian ) yang dimiliki seseorang rendah
• Akibat terjadinya pengangguran kemiskinan merajalela, kejahatan timbul,→
kemakmuran berkurang.
Antisipasi terjadinya pengangguran
1. Memunculkan ide seseorang untuk membuka lapangan pekerjaan baru.
2. Meningkatkan skill
3. Memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada orang yang menganggur
4.Masalah Inflasi
• Adalah proses kenaikan harga- harga yang berlaku dalam suatu perekonomian
• Faktor – faktor penyebab Inflasi:

1. Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan – perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.
2. Pekerja – pekerja di berbagai kegiatan ekonomi menuntuk kenaikan upah
• Kedua masalah diatas berlaku jika perekonomian sudah mendekati tingkat penggunaan tenaga kerja penuh.
• Inflasi dapat pula berlaku sebagai salah satu akibat dari
1. Kenaikan harga – harga barang import
2. Penambahan penawaran uang yang berlebihan tanpa diikuti oleh pertambahan produksi dan penawaran barang
3. Kekacauan politik dan ekonomi sebagai akibat pemerintah yang kurang bertanggung jawab.
Akibat Buruk Inflasi
• Cenderung menurunkan taraf kemakmuran segolongan besar masyarakat. Sebagaian besar pelaku – pelaku kegiatan ekonomi terdiri dari pekerja- pekerja yang bergaji tetap. Infalsi biasanya berlaku lebih cepat dari kenaikan upah pekerja, oleh sebab itu upah riil para pekerja akan merosot disebabkan oleh inflasi dan keadaan ini berarti tingkat kemakmuran segolongan besar masyarakat mengalami kemerosotan
• Prospek pembangunan ekonomi jangka panjang akan semakin memburuk.
• Cenderung mengurangi investasi yang produktif
• Mengurangi eksport dan menaikkan import.
5. Ketidakseimbangan Neraca pembayaran
• Perekonomian terbuka berarti sesuatu perekonomian itu mempunyai hubungan ekonomi dengan negara – negara lain, dan terutama dengan menjalankan kegiatan eksport dan import, disamping itu aliran modal untuk investasi juga berlaku diantara berbagai negara.
• Ketidakseimbangan inilah yangmenimbulkan masalah serius serius terhadap kestabilan sesuatu perekonomian.
Kebaikan dan Keburukan Perekonomian Terbuka
• Kebaikan
Eksport, memperluas pasar barang buatan dalam negeri dan ini memungkinkan perusahaan-perusahaan dalam negeri mengembangkan kegiatannya
Impost dapat memberi sumbangan kepada pertumbuhan ekonomi,Industri – industri dapat mengimport mesin-mesin dan bahan mentah yang diperlukan
• Keburukan
Import yang berlebihan dapat mengurangi kegiatan ekonomi di dalam negeri karena hal tersebut berarti konsumen menggunakan barang luar negeri dan tidak menggunakan barang dalam negeri. Pengangguran akan berlaku, pengaruhnya dari keadaan ini adalah modal dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, maka keseimbangan diantara pengaliran uang dari dalam keluar negeri akan berlaku . Ini cenderung menurunkan nilai mata uang domestik
Efek dari defisit dalam Neraca Pembayaran
• Neraca pembayaran adalah suatu ringkasan pembukaan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari negara-negara lain ke dalam negeri, dan dari dalam negeri ke negara-negara lain dalam satu tahun tertentu.
• Pembayaran- pembayaran yang dilakukan adalah
– Penerimaan dari eksport dan pembayaran untuk import barang dan jasa
– Aliran masuk penanaman modal asing dan pembayaran penanaman penanaman modal ke luar negeri.
– Aliran ke luar dan aliran masuk modal jangka pendek (mendepositokan uang di luar negeri)
• Neraca Perdagangan dan Neraca keseluruhanNeraca perdagangan menunjukkan perimbangan diantara eksport dan import.
• Neraca keseluruhan menunjukkan perimbangan diantara keseluruhan aliran pembayaran pembayaran ke luar negeri dan keseluruhan aliran penerimaan dari luar negeri
• Defisit Neraca pembayaran, berarti pembayaran ke luar negeri melebihi penerimaan dari luar negeri,ini berarti import melebihi eksport
Efek buruk defisit neraca pembayaran
• Terjadi ketidakstabilan ekonomi negara dalam jangka pendek maupun jangka panjangh, defisit sebagai akibat import yang berlebihan akan mengakibatkan penurunan dalam kegiatan ekonomi dalam negeri karena konsumen menggantikan barang dalam negeri denganbarang import, harga valuta asing akan meningkat dan menyebabkan harga-harga import bertambah mahal. Kegiatan ekonomi dalam negeri yang menurun mengurangi kegairahan pengusaha untuk melakukan penanaman modal dan membangun kegiatan usaha yang baru.